!doctype>
Friday, August 8, 2014
Saturday, June 28, 2014
Pemabuk
Pada sebotol minuman.
Tentang rindu yang kacau karena tak
berakhir pelukan.
Namamu terus mengumam,
Memenuhi isi kepala dari ramainya pasar malam,
Jarak antara kita menjadi sekat.
Perkara rasa sudah berbusa-busa diatas gelas sisa keangkuhan.
Perihal setia, menjadi harap-harap cemas yang sebentar lagi gotay.
Repetisi mencintai, menyakiti diri sendiri dari luka-luka yang memabukan.
Candu, merindumu.
Mencintaimu.
Membuat mata merah lupa akan logika.
Kini, semua terlupa.
Tak lagi ada pikir bahagia.
Tumbang di tengah jalan, tak sampai tempat ternyaman yang katanya rumah kita.
Thursday, June 26, 2014
Ini Rahasiaku, Tentang Kamu
Aku pernah mencari kamu dari gelap sampai terang.
Tak ada hujan selama pencarian.
Dari siang sampai petang.
Ditemani langit jingga yang mulai tersungkur malu dalam kesendirian.
Tak aku temui kamu, di antara hari.
Namun kamu ada di dalam hati.
Delusi kerinduan membuat semesta berputar pada wajahmu.
Setiap rutinitasku. Selalu ada kamu.
Tak perlu aku menanti hujan untuk melihat pelangi, sebab di matamu selalu ada.
Tak perlu aku menanti sore hanya untuk melihat senja, karena di pipimu selalu jingga.
Tak perlu aku memetik buah jambu merah, di bibirmu yang bergincu lebih indah.
Tak perlu aku memecahkan gelas untuk membuat gaduh, sebab satu diammu saja sudah menjadi selusin tanya dalam kepalaku.
Ini rahasiaku,
Kamu merangkul degupku.
Aku ingin melumat buah jambumu.
Dalam bayang bercumbu.
Selalu membakar rindu.
Tuesday, June 17, 2014
Pertemuan
Gedis penyuka hujan, katanya tetes air pertama yang membasahi tanah itu menyenangkan.
Bau abu yang basah menenangkan.
Sedangkan Lelaki penyuka sepi, diam mematung saat sepasang mata Gadis itu terpejam, lebih indah dari rembulan.
Lengkung senyumnya membahagiakan, seperti pelangi setelah hujan.
Lelaki itu bergumam; izinkan aku menjaga warna pelangi itu dari gores hitam.
Wednesday, June 11, 2014
Mati
Kini awan hitam hujan terus membasahi,
Di sudut samudra, muara dari segala asa.
Aku lihat ikan mati, akibat limbah.
Monday, June 9, 2014
Kerinduan
Tak menggenal pasar malam, gulali yang manis atau sekedar bermain layang-layang.
diantara deru bising roda dua atau empat. Ia tak gentar untuk tetap berdiri di kedua kakinya yang seakan seperti besi karat.
Setiap uang yang didapat bagai airmata yang berupa keringat.
Setiap keringat yang menetes seperti kebahagiaan yang tak tersirat.
Gumam merapal mantra berupa doa-doa dan rasa syukur yang didapat.
Sunday, June 8, 2014
Tuesday, April 8, 2014
Kantor Adalah Taman Bermain
Di kantor, meja gue sebelahan sama sekertaris SCM, lo tahu SCM? Gue juga gak tahu. Mungkin SCM nama-nama tumbuhan.
Friday, November 29, 2013
Perkara Penumpang Kereta Api
![]() |
| image; google.com |
Banyak orang yang naik kereta api, banyak juga yang ngelucu dengan bilang ada nih kerjaan tapi ngempesin ban kereta, gue curiga kalo orang yang bilang kayak gitu pasti gaul pada zaman Majapahit sambil ngangkatin batu yang gede banget kayak gengsi mantan buat bilang masih kangen.
Oke, fokus,.. Banyak orang yang menggunakan sarana umum perkereta apian, salah satunya saya. Saya pernah melihat banyak kejadian yang aneh dan menurut saya ini pantas untuk masuk acara Silet yang diiringi oleh Rupiah melemah terhadap Dolar karena tak kunjung rujuk. Kereta api emang sering telat dateng ke stasiun tapi sampe sekarang belum pernah tuh kereta yang telat dateng di-strap. huft.
Oiyah, berikut ini bocoran ebtanas buat lulus dari zona adik-kaka-zone;
Friday, November 15, 2013
Perihal Film Kartun
Beberapa keanehan film kartun sekarang udah mulai dirasakan, karena dulu waktu kecil seneng-seneng aja tanpa memikirkan realitanya. Setelah ditelaah bersama bareng tim Tony About akhirnya mendapatkan kesimpulang bahwa:
Sunday, November 3, 2013
Jogjakarta, Aku Jatuh Cinta. #3
Wednesday, October 23, 2013
Commuterline atau Kaleng Sarden
Friday, October 11, 2013
Jogjakarta, Banyak Cerita #2
Sunday, October 6, 2013
Jogjakarta, Awal Kita Bertatap Wajah #1
Wednesday, September 25, 2013
Hari Pertama Masuk Kerja Rasa Wahana
Asalammualaikum Warahmatulah Wabarokatuh..
Bismillah..
Hari pertama kerja membuat semua serba serasa baru, baju baru dari plastik, sepatu baru model engrang pokoknya baru, Dari temen sampe komputer baru. Banyak hal yang akan terjadi pada hari pertama masuk kerja, biasanya bakal dikenalin ke penghuni kantor yang berwujud maupun ghaib, tapi gue bersyukur karena yang ghaib gak kenalan sama gue.
Thursday, September 12, 2013
Interview Yang Menyenangkan
Kotak kedua, kayak coretan gak jelas gitu. Alhasil dari coret-coretan gue, gue bisa bikin gambar love-love yang tengahnya retak sampe kotak buat ngegambarnya penuh. Entahlah apa motivasi gue.
Kotak ketiga, garis setengah lingkaran.. Gue langsung inget gambar dua gunung yang tengahnya matahari terus banyak padinya. Jadi deh gambar jaman Sekolah Dasar yang suka dapet ponten atau paraf dari guru.
Dan gambar-gambar selanjutnya gue buat dengan suka-suka gue, ada gambar monster, ada dinosourus, ada juga coret-coretan gak jelas kayak muka pacar kamu.
Setelah selesai ngisi formulir dan bermain-main dengan gambar, akhirnya yang interview gue dateng juga. Ah, sudah lama gak diajak ngobrol empat mata gini. You know lah, rasanya kayak lagi nge-date deg-degannya gak sinkronisasi membuat hati terasa di reboisasi kembali karena pernah ada penebangan liar.
Sikap gugup gue buang jauh-jauh, membuat tetep santai dengan senyum-senyum tanpa sebab sampai yang interview gue gak berani tatapan mata sama gue. Gue akuin emang kalo gue cool bangets.
"Ceritakan tentang anda"
Gue ceritain tentang gue, kalau gue ini dapat beradaptasi dengan kondisi dan situasi baru seperti bunglon. Dapat berkeja individual atau tim, seperti lagi war pointblank. Dapat memotivasi diri sendiri dan handphone saat di layar handphone ada tulisan "Batre Lemah".
Sepertinya jawaban gue ngaco, tapi ini lah gue sampe akhirnya yang interview gue malah senyum-senyum dan ketawa, dia suka sama gue, tapi gue gak suka, kita soalnya sesama jenis.
"Apa kelebihan kamu"
Kelebihan saya, saya selalu belajar dari kesalahan saya, jangan nilai saya dari penampilan apalagi nilai saya dari jawab ini, tapi nilailah saya ketika saya bekerja dengan sebaik-baiknya.
"Apa kelemahan kamu?"
Kelemahan saya, suka lupa waktu aja, apalagi kalo lagi kerja, kadang saya lupa buat makan atau tidur tapi saya gak pernah lupa untuk bernapas. Saya selalu mengatasi kekurangan saya dengan buat alarm di handphone seperti jam duabelas siang waktunya makan, jam enam pagi waktunya bangun tidur terus mandi tidak lupa gosok gigi dan membersihkan tempat tidur. Maklum pak, kalo belum menikah emang begini.
"Kamu mau gaji berapa?"
Saya rasa,perihal gaji perusahaan ini pasti memberikan gaji kepada karyawannya dengan sepantasnya.
"Minimalnya lah"
Minimal bisa beli sprite 24krat dan instro 2 kerdus.
"Oh... Jadi kapan kamu bisa mulai kerja?"
Secepatnya, besok juga bisa. Sekarang juga bisa. Saya paling benci menunda-nunda sesuatu yang baik untuk saya sekarang atau kedepannya.
Ya.. seperti itulah, akhirnya gue cuma dikasih salaman terus ngobrol ngalor ngidul tentang gadget, ternyata yang interview gue orangnya seneng sama gadget yang baru-baru.
Tinggal nunggu aja ditelfon atau tidak dari kantor tempat gue interview, gue sih ngerasa gak akan diterima di kantor tersebut. You know lah, karena dalam waktu kurang dari dua detik resepsionis di kantor tersebut udah nanya-nanya nama gue.
Apa pengalaman lo ketika interview?
Friday, September 6, 2013
Biar Norak Tapi Bahagia
Kita semua pernah ada pada masa alay, gue pun pernah alay dengan ngetik ''aQ Ch4y4nK qMuh", gue gak malu, karena pada masa itu gue ngerasa bahagia.. Tapi pada waktunya gue pun sadar kalau itu ngerusak mata pembacanya.
Berbagai macam tingkah laku orang yang jatuh cinta emang bakal terlihat norak, kita yang ngeliat ikutan ketawa, berarti kita sama-sama bahagia bukan? Jangan malah mengusik kebahagiaan orang lain.. Biarkan mereka norak tapi mereka bahagia kok dengan apa yang mereka perbuat.
Pernah liat yang di twitter, nyantumin nama pacar di bionya? Pertama gue pikir, ngapain nyantumin nama pacar di bio, mending di buku nikah atau di hati aja. Tapi setelah ada bisikan ghaib, gue sadar bahwa mereka bahagia dengan apa yang mereka lakukan, gue cuma bisa ikut ketawa dan gue merasa bahagia juga. Tapi beda hal kalo gebetan gue nyantumin nama pacarnya di-bio, gue pasti sedih, pengen tetep ngegebet tapi gue gak mau jadi perusak hubungan orang lain.
Ada pula yang RT-RT-an di twitter ngobrolnya, dari yang pacaran sampe bot magang, mereka pun berbuat seperti itu sebagian dimata orang lain terlihat norak, tapi buat mereka bahagia. Lagi-lagi kita yang ikut ketawa kan?
Ada temen gue, dia ke bioskop sama pacarnya terus bilang "Sayang, tivinya gede banget ya", ini norak, tapi mereka bahagia dan tertawa.
Gue pernah chat sama temen, lagi asik bercanda tiba-tiba dia ngechat ketawa "wkwkwkwkw", lah gue pun binggung dia kayaknya seneng banget, akhirnya gue ikut ketawa juga, ternyata yang terlihat norak malah lucu dan bahagia.
Masih banyak kebahagiaan mereka yang terlihat norak dimata kita tapi kita tertawa bukan saat melihatnya? Berarti kita sama-sama bahagia. Cara terbaik adalah menghormati kebahagiaan orang lain tanpa mengusiknya. Mereka akan sadar pada waktunya kalau kebahagiaan mereka lebay dan menjijikan buat 'kaum jomblo dan fakir cinta'.
Menurut kesotoyan gue, ''norak terjadi karena rasa bahagia yang berlebihan dan ada orang yang iri atau sirik dengan cara mengusik''
Hal norak tapi bahagia apa yang pernah lo lakuin sama pacar lo?
Monday, September 2, 2013
Perihal Rasa
Friday, August 30, 2013
Permainan Masa Kecil
Wednesday, August 28, 2013
Kepada Jarak
![]() |
Tenang saja, sebaik-baiknya kita adalah merangkul degup rasa dengan kebahagiaan yang telah tercipta, tak lagi melinukan setiap sendi akibat luka cinta.
Atau kita ingin saling menggoreskan luka? Perihal keogisan rasa dan saling melumat hati dengan ucap yang tak terjaga. Taring kata, bermata dua.. Siap menusuk sekujur tubuh sampai membiru, kelak ketika kita lengah dan tidak memperjuangkan rasa untuk temu atau senandung merdu, hembus napas di tengkuk sampai ajal menjemput.










